Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Turun Tangan Sapu Bundaran Besar, Tunjukkan Teladan Jaga Kebersihan

×

Gubernur Kalteng Turun Tangan Sapu Bundaran Besar, Tunjukkan Teladan Jaga Kebersihan

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Usai rangkaian kegiatan di depan Istana Isen Mulang atau kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, terlihat tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia justru mengambil sapu dan ikut membersihkan area kegiatan bersama sejumlah jajaran.

Aksi spontan orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu sontak menarik perhatian warga dan peserta kegiatan yang masih berada di sekitar lokasi. Tanpa canggung, Gubernur Agustiar menyapu sisa-sisa sampah yang berserakan, memastikan kawasan ikon Kota Cantik itu kembali bersih dan rapi.

Didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, Gubernur Agustiar menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan bukan semata tugas petugas kebersihan atau instansi terkait, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Keteladanan ini menjadi pesan kuat bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Pemimpin memberi contoh, masyarakat melanjutkan,” ujar Rangga Lesmana menyampaikan pesan, Jumat (27/02/2026) malam.

Menurutnya, aksi sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi budaya, terutama dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang. Ia menegaskan, menjaga kebersihan ruang publik merupakan bentuk penghormatan terhadap kota dan wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Kawasan Bundaran Besar dan Istana Isen Mulang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat Palangka Raya, mulai dari kegiatan pemerintahan, olahraga, hingga agenda sosial dan keagamaan. Karena itu, kebersihan dan kenyamanan area tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Beberapa warga yang menyaksikan langsung aksi tersebut mengaku terinspirasi. Mereka menilai langkah Gubernur turun langsung ke lapangan memberi pesan moral yang kuat, terutama dalam membangun kesadaran kolektif menjaga fasilitas umum.

“Kalau pemimpinnya saja mau turun tangan, masa kita tidak,” ujar salah satu warga yang ikut membantu merapikan sampah di sekitar lokasi.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memang terus menggaungkan pentingnya budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah yang baik. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Aksi Gubernur Agustiar Sabran ini dinilai bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata kepemimpinan yang mengedepankan contoh langsung. Di tengah berbagai agenda pembangunan, perhatian terhadap hal-hal mendasar seperti kebersihan menjadi fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat.

Dengan langkah kecil namun bermakna itu, diharapkan kesadaran menjaga kebersihan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi kebiasaan yang tumbuh dari diri masing-masing warga. Sebab pada akhirnya, wajah kota adalah cerminan dari kepedulian bersama. (red/po)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *