Sampit, Nusaborneo.com – Upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Camba, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga relawan.
Di tengah ancaman api yang berpotensi meluas, Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman pada Selasa (13/10/2026) malam.
Kehadiran Kapolres di lokasi menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mencegah api meluas dan berdampak lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres tidak sendiri. Ibu Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Dandim 1015/Sampit, tim penanggulangan karhutla, serta para relawan turut berada di lokasi untuk melakukan pemadaman secara bersama-sama.
Mereka bahu-membahu menangani kebakaran dengan mengedepankan kerja sama dan koordinasi antarpihak.
Sinergi lintas instansi ini menjadi penting dalam menghadapi karhutla, terutama untuk mempercepat penanganan titik api dan menekan risiko kebakaran meluas ke wilayah sekitarnya.
Lebih dari sekadar upaya memadamkan api, keterlibatan berbagai unsur tersebut juga menunjukkan pentingnya kehadiran bersama dalam melindungi lingkungan dan menjaga keselamatan masyarakat.
Kapolres Kotim bersama unsur terkait berharap koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tim penanggulangan karhutla, dan relawan dapat terus diperkuat, baik dalam penanganan kebakaran maupun upaya pencegahannya.
Masyarakat pun diimbau untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar.
Langkah pencegahan dinilai penting agar kebakaran serupa tidak terus berulang dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan serta kehidupan warga di Kabupaten Kotawaringin Timur. (red)













