Peristiwa

Nekat Tenggak Pertamax, Pria Tak Dikenal Kolaps di Jalan Ir. Soekarno Palangka Raya

×

Nekat Tenggak Pertamax, Pria Tak Dikenal Kolaps di Jalan Ir. Soekarno Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
Kondisi pria saat kondisi pingsan, Minggu malam (01/02/2026). (ist) 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Suasana Minggu malam (01/02/2026) di kawasan Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, mendadak ricuh. Seorang pria tanpa identitas tiba-tiba ambruk di badan jalan usai melakukan aksi berbahaya yang mengundang perhatian warga sekitar.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Warga dan pengguna jalan sempat dibuat resah lantaran pria tersebut terlihat berjalan sempoyongan sebelum akhirnya terjatuh tak berdaya di tengah arus lalu lintas.

Menurut keterangan saksi di lokasi, pria yang mengenakan kaos polo kuning dan celana jeans gelap itu sebelumnya meracau tidak jelas. Ia bahkan sempat mengaku sebagai pemilik sepeda motor milik warga yang tengah membeli BBM eceran di sebuah warung.

Situasi semakin mengejutkan ketika pria tersebut tiba-tiba menenggak BBM jenis Pertamax langsung dari wadah eceran. Tak berselang lama, tubuhnya langsung limbung dan roboh di atas aspal.

Dokumentasi yang beredar dari Grup WhatsApp Relawan White Angel Team menunjukkan korban terbaring telentang dengan tangan kanan memegang dada, diduga mengalami gangguan serius akibat zat berbahaya yang dikonsumsinya.

Tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Namun upaya komunikasi dengan korban tidak membuahkan hasil lantaran pria tersebut terus meracau dan tidak mampu menyebutkan identitas diri maupun alamat tempat tinggal.

Dantim Jaga ERP, Muhammad Noor Islami, mengatakan pihaknya mencium bau alkohol yang sangat kuat dari mulut korban.

“Korban mengaku sebelumnya mengonsumsi alkohol murni 70 persen atau yang dikenal dengan sebutan ‘gaduk’, dicampur minuman berenergi,” ungkap Noor Islami kepada relawan di lokasi.

Diduga kuat, campuran miras oplosan berkadar tinggi ditambah cairan BBM yang tertelan menjadi penyebab korban mengalami penurunan kesadaran secara drastis.

Untuk menghindari risiko kecelakaan lalu lintas dan demi keselamatan korban, tim relawan gabungan dari ERP, Putra Pahandut, serta Rescue LazisMU segera melakukan evakuasi. Pria tersebut kemudian dibawa dan diamankan ke Pos Satlantas Bundaran Besar guna pemantauan lebih lanjut sambil menunggu proses identifikasi oleh pihak terkait. (red/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *