Musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB tersebut melanda kawasan permukiman padat penduduk dan menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat. Setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan BPBD, Disdamkarmat, TNI-Polri serta dibantu warga sekitar, Patih Herman AB segera mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi para korban.
Anggota Komisi I DPRD Barito Utara yang akrab disapa Athink itu menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan mendesak lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat peristiwa tersebut.
Di sela penyerahan bantuan, Patih Herman AB menyampaikan rasa empati dan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya. Ia berharap para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.
“Kami turut merasakan duka yang dialami masyarakat. Semoga para korban diberi kesabaran dan kekuatan untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Menurutnya, musibah kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial antar sesama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu dan menguatkan, khususnya saat ada warga yang tertimpa bencana.
“Semangat gotong royong harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, beban seberat apa pun akan terasa lebih ringan,” katanya.
Patih Herman menegaskan, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat sekaligus kepedulian pribadi terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Nilainya mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa sedikit membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban untuk sementara waktu,” tandasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menunjukkan perhatian dengan menurunkan Sekretaris Daerah, Drs. Muhlis, untuk meninjau langsung lokasi kebakaran pada Minggu sore. Kehadirannya mewakili Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang sedang menjalankan tugas pemerintahan di Jakarta.
“Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa hadir langsung, serta menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini,” ucap Sekda Muhlis.
Berdasarkan data Kecamatan Teweh Tengah, kebakaran tersebut berdampak pada delapan kepala keluarga. Sebanyak empat rumah mengalami rusak berat akibat terbakar, sementara tiga rumah lainnya terdampak di bagian kiri dan kanan bangunan, sehingga total tujuh rumah terdampak.
Pemerintah daerah berharap para korban diberikan ketabahan serta musibah ini dapat menjadi awal datangnya rezeki dan kehidupan yang lebih baik ke depan. (red/at)













