Palangka Raya, Nusaborneo.com – Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalteng menyalurkan bantuan kepada masyarakat dan relawan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya.
Bantuan tersebut berupa pembagian masker, paket sembako, serta bantuan intervensi bagi Posyandu dan posko penanganan karhutla.
Ketua TP Posyandu Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengatakan, bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan kepada masyarakat yang terdampak karhutla.
“Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian kami kepada masyarakat serta para relawan yang berada di tengah kondisi sulit akibat karhutla,” ujarnya dalam kunjungan kerja.
Penyaluran bantuan diawali di Posyandu Srikandi, Kelurahan Kalampangan, Palangka Raya.
Di wilayah tersebut terdapat lima Posyandu dengan masing-masing lima kader. Bantuan menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk 80 lansia, 190 bayi dan balita, 15 ibu hamil, serta 23 ibu menyusui.
Dari Kalampangan, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Posyandu Melati 3 di Kelurahan Kameloh Baru.
Di Kelurahan Kameloh Baru terdapat tiga Posyandu, yakni Posyandu Melati 1, Melati 2, dan Melati 3. Masing-masing Posyandu memiliki lima kader.
Adapun bantuan di wilayah tersebut ditujukan kepada 60 anak peserta Posyandu, sembilan anak TK/PAUD, enam ibu hamil, dan 21 ibu menyusui.
Selain menyambangi Posyandu, Aisyah dan rombongan juga mendatangi sejumlah rumah warga di kawasan bantaran pengaringan, Kelurahan Kameloh Baru.
Paket sembako diberikan kepada warga kurang mampu sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi karhutla.
Perhatian juga diberikan kepada para relawan yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla.
TP Posyandu Kalteng bersama Dekranasda Kalteng mengunjungi Posko Karhutla Kameloh Baru yang berada di Kantor Kelurahan Kameloh Baru.
Sekitar 30 relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) berada di posko tersebut. Kepada para relawan, rombongan menyerahkan masker, paket sembako, dan bantuan intervensi.
Aisyah menilai dukungan terhadap relawan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla.
Menurut dia, relawan berada di garis depan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan dengan berbagai tantangan serta kondisi yang tidak mudah.
“Para relawan berada di garda depan dalam penanganan karhutla. Karena itu, dukungan kepada mereka juga menjadi bagian penting dari upaya bersama menghadapi bencana ini,” kata Aisyah.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung para relawan yang terus menjalankan tugas di lapangan.
Aisyah juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat terdampak merupakan bentuk kehadiran pemerintah bersama seluruh elemen terkait dalam menghadapi situasi karhutla di Kalimantan Tengah. (red/am)













