Pelaihari, Nusaborneo.com – Yayasan Bina Warga Satui melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) membekali peserta didik dengan pelatihan literasi. Kegiatan yang bertujuan menanamkan gairah literasi ini berlangsung di kelompok belajar Bukit Mulya Ponpes Al Hasyimiyah Kecamatan Kintap.
Tak tanggung-tanggung kegiatan pelatihan literasi yang berlangsung sejak 23 hingga 25 April ini, menggandeng Balai Bahasa Kalsel sebagai instansi mitra. Untuk diketahui lembaga vertikal Kementrian Pendidikan, Balai Bahasa Kalsel memang memiliki kelompok kepakaran layanan profesional (KKLP) bidang literasi.
Sedikitnya 75 orang warga belajar terlibat dalam pelatihan ini. Peserta antusias mengikuti kegiatan yang bermoda kombilasi teori – praktik ini.
Kepala PKBM Bina Warga, Yuli Fahrina. Mengatakan. kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan budaya literasi terutama baca – tulis di kalangan warga belajar. Kegiatan ini merupakan hasil pengelolaan berbasis data (PBD) yang dikaji oleh PKBM.
“Hasil asesmen yang disajikan dalam rapot pendidikan PBKM kami, menunjukkan nilai literasi yang perlu distimulan. Karena itu kami merumuskan program yang dapat mendongkrak nilai literasi,” ujar Yuli Fahrina dalam sambutannnya saat membuka kagiatan.
Didampingi ketua panitia, M Irfani, Yuli menjelaskan jika PKBM yang dipimpinnya memiliki komitmet tinggi untuk meningkatkan standar layanan pendidikan.
“Meskipun kami terbilang pendidikan luar sekolah atau biasa disebut sekolah paket, namun kami terus menjaga kualitas peserta didik kami. Terlebih saat ini warga belajar kami jumlahnya lebih dari seribu. Ini menjadi tantangan,” tandasnya.
Pelatihan literasi PKBM Bina Warga ini menghadirkan narasumber, Musdalifah sebagai koordinator KKLP Literasi dan Muzakkir Munzir sebagai fasilitator literasi Balai Bahasa Kalsel. Keduanya memberikan materi yang berhubungan dengan enam literasi dasar. Selain menerima teori, peserta juga mendapat bimbingan praktik langsung. (*red/yb/tim)













