Palangka Raya, Nusaborneo.com – Polda Kalimantan Tengah memperkuat perlindungan kesehatan personel yang bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), bantuan berupa 400 masker KN95, multivitamin, hingga tabung oksigen portabel (oxycan) disalurkan ke Posko Terpadu Satgas Karhutla, Senin (27/7/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada personel yang bertugas di sejumlah posko terpadu yang menjadi garda terdepan dalam penanganan karhutla di berbagai titik strategis Kalimantan Tengah.
Mewakili Kabiddokkes Polda Kalteng dr. Yusuf Kidingalli, penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh dr. Rery Herman. Selain menyerahkan perlengkapan kesehatan, tim Biddokkes juga mengecek kondisi fasilitas kesehatan di setiap posko untuk memastikan seluruh personel tetap mendapat dukungan medis yang memadai selama bertugas.
Masker KN95 dipilih karena mampu menyaring partikel halus dari asap kebakaran yang berpotensi membahayakan saluran pernapasan. Sementara multivitamin diberikan untuk menjaga daya tahan tubuh personel, sedangkan oxycan disiapkan sebagai bantuan awal apabila petugas mengalami penurunan kadar oksigen saat berjibaku memadamkan api.
Kabiddokkes Polda Kalteng dr. Yusuf Kidingalli menegaskan, dukungan kesehatan tidak hanya sebatas penyaluran logistik. Pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan personel Satgas Karhutla secara berkala selama operasi berlangsung.
Ia mengimbau seluruh petugas di lapangan agar selalu menggunakan alat pelindung diri, rutin mengonsumsi vitamin, serta segera memeriksakan diri kepada tim medis apabila mulai merasakan gejala gangguan pernapasan akibat paparan asap.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan personel Satgas Karhutla tetap dalam kondisi prima sehingga upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan dapat berjalan optimal di tengah meningkatnya ancaman musim kemarau. (Red)













