News

Warga Geram, Berbulan-bulan Air PDAM Pulang Pisau Tak Mengalir

×

Warga Geram, Berbulan-bulan Air PDAM Pulang Pisau Tak Mengalir

Sebarkan artikel ini
Air yang tidak mengalir disalah satu rumah warga Pulang Pisau. (ist) 

Pulang Pisau, Nusaborneo.com – Warga Kabupaten Pulang Pisau dibuat geram akibat pelayanan air bersih dari PDAM yang tak kunjung membaik. Sudah berbulan-bulan, aliran air di sejumlah kawasan berhenti mengalir, terutama di Komplek Perumahan Pulang Pisau Permai, Rey 2, yang kini disebut menjadi wilayah paling terdampak.

Setiap pagi, air tidak mengalir sama sekali. Padahal, komplek tersebut dihuni oleh banyak pegawai pemerintahan, mulai dari ASN, anggota kepolisian, hingga pegawai Inspektorat yang dituntut berangkat kerja tepat waktu.

“Air mati terus, pagi-pagi nggak ngalir. Mau mandi dan berangkat kerja pun susah. Padahal tiap bulan tetap disuruh bayar. Kalau pun ngalir, airnya keruh,” keluh Fajar, salah satu warga setempat kepada wartawan Nusaborneo.com, Kamis (13/11/2025).

Fajar menilai, pelayanan PDAM kini jauh dari kata layak. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bertanggung jawab menyediakan layanan dasar bagi masyarakat, PDAM dinilai justru abai terhadap kewajibannya.

“Kita pelanggan, tapi diperlakukan seolah bukan prioritas. Lapor berkali-kali, tidak ada tindakan nyata. Katanya mau diperbaiki, tapi sampai sekarang tidak ada hasil,” tambahnya dengan nada kesal.

Kekecewaan warga semakin memuncak lantaran pihak PDAM Pulang Pisau belum juga memberikan penjelasan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media kepada Direktur PDAM Pulang Pisau hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan apapun.

Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah turun tangan untuk menegur PDAM agar segera memperbaiki sistem distribusi air bersih. Sebab, air merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda, apalagi bagi masyarakat yang setiap hari bergantung pada pasokan PDAM untuk aktivitas rumah tangga dan pekerjaan.

“Kalau terus begini, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan. Kami cuma ingin pelayanan yang layak, sesuai kewajiban kami sebagai pelanggan,” tutup Fajar. (tn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *