Pemkab Kapuas

143 Rumah di Dadahup dan Kapuas Murung Rusak Dihantam Puting Beliung, Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan

×

143 Rumah di Dadahup dan Kapuas Murung Rusak Dihantam Puting Beliung, Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kapuas kembali menimbulkan kerusakan parah. Sebanyak 143 unit rumah warga di lima desa wilayah Kecamatan Dadahup dan Kapuas Murung mengalami kerusakan akibat angin puting beliung disertai hujan es, pada Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa terjadi saat sebagian warga sedang beristirahat sore hari. Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kabupaten Kapuas, lima desa terdampak meliputi Desa Bentuk Jaya, Bina Jaya, Harapan Baru, serta dua desa di wilayah Kapuas Murung, yaitu Desa Rawa Subur dan Desa Suka Reja.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran Pandiangan, membenarkan kejadian tersebut.

“Bencana ini diakibatkan oleh cuaca ekstrem disertai angin kencang dan hujan deras. Kami telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kapuas ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan menyalurkan bantuan logistik kebutuhan dasar kepada warga terdampak,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Selain menyalurkan bantuan, tim BPBD juga melakukan pembersihan material dari rumah warga yang roboh dan pohon tumbang di beberapa titik yang menghalangi akses jalan dan fasilitas umum.

“Langkah cepat ini penting agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan tidak ada potensi bahaya lanjutan,” tambah Pangeran.

Dari hasil pendataan sementara, puluhan rumah mengalami rusak berat dan tidak bisa dihuni, sementara sisanya mengalami rusak ringan seperti atap beterbangan dan dinding jebol akibat terjangan angin.

Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan cuaca dan memberikan bantuan lanjutan, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah. (Red/HP)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *