Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas selama lebih dari 10 jam menyebabkan empat desa terendam banjir pada Sabtu (04/10/2025). Tak hanya permukiman warga, banjir juga merendam ruas jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dan Murung Raya (Mura), sehingga arus transportasi lumpuh total.
Empat desa yang terdampak banjir tersebut meliputi Desa Hurung Tampang, Tumbang Puroh, Tangirang, dan Dirung Koram. Banjir terjadi akibat meluapnya beberapa anak sungai besar di kawasan itu, salah satunya Sungai Taran yang melintasi Desa Dirung Koram.
Kepala Desa Dirung Koram, Asih O. Gani, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa luapan air Sungai Taran menyebabkan genangan cukup tinggi di wilayahnya. Selain itu, empat ruas jalan Trans Kalimantan ikut terendam dengan kedalaman mencapai 1 hingga 2 meter, membuat jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Selain banjir, ada juga longsoran tebing di KM 4 yang menutupi badan jalan, sehingga kondisi semakin parah,” ujar Asih.
Ia menambahkan, pihak desa telah melaporkan kondisi tersebut kepada Bupati Kapuas melalui BPBD Kapuas. Namun, hingga saat ini jumlah rumah warga yang terdampak masih dalam pendataan.
“Untuk sementara, warga yang rumahnya terendam air sudah kami evakuasi ke lokasi yang lebih aman. Langkah ini kami ambil agar tidak ada korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar,” tambahnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas masih terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan menyiapkan bantuan bagi warga terdampak. (Red/HP)













